Senin, 23 Agustus 2010

Muslim Hackers Kembali Menyumbang Keahliannya


sreenshot situs

(Arrahmah.com) - Dukungan kepada Ustadz Abu Bakar Ba'asyir kembali muncul di dunia maya, setelah sebelumnya situs FreeABB.com yang sempat menghebohkan, disusul beberapa situs juga turut dibajak [baca: Hacker menyumbang keahlian sebagai bentuk dukungan kepada Ust. Abu].

Tidak hanya kepada Ustadz ABB, pimpinan Arrahmah Media sekaligus pemilik media online berita dunia Islam dan Jihad ini, Muhammad Jibriel alias Prince Of Jihad (mungkin saja beliau menjadi icon Jihad Cyber), juga terpampang fotonya berjejer disamping Ustadz ABB, berikut foto Ustadz Amman Abdurrahman yang beberapa waktu lalu juga dirangkus densus 88 di Sumedang, tempat kediaman beliau.

Tertulis dibawah foto "BEBASKAN MEREKA WAHAI MUSUH-MUSUH ALLAH ...!!! We support MUJAHIDEEN all over the world..!!!" di dalamnya juga memuat nasihat kepada kaum Muslimin agar meninggalkan segala bentuk kesyirikan:

"Barangsiapa yang tidak berhukum menurut apa yang diturunkan ALLAH, maka mereka itu adalah orang-orang yang KAFIR, DZALIM & FASIQ." (QS. Al-Maidah 44,45,47)

Berhukum selain dengan AL-QUR'AN dan SUNNAH (berhukum kepada demokrasi, pancasila, UUD-45 & hukum buatan manusia lainnya) adalah MUSYRIK, tempat orang-orang MUSYRIK, KAFIR, DZALIM & FASIQ adalah di NERAKA JAHANNAM. Na'udzubillahimin dzalik.

CAMKAN & PELAJARI NASEHAT DIATAS WAHAI KAUM MUSLIMIN...!!! JANGAN MAU DIBODOHI OLEH THAGUT, ULAMA SU', MURTADDIN & KAFIRIN LAKNATULLAH...

Dari telusuran arrahmah.com, beberapa situs yang menjadi korban, juga terdapat situs pemerintah http://kaltimprov.go.id antara lain:

http://www.lelangmotor.com,

http://eduluminari.com,

http://jibas.net,

http://primaxindo.com,

http://www.bahanna.co.id,

http://www.biramaprod.com/index.html,

http://www.globaltravel.co.id,

http://www.mayasari.net,

http://www.paninsekuritas.co.id,

http://www.paypulsa.com,

http://www.portalradiografi.web.id,

http://www.stannia.co.cc/files/index.html

Tidak ketinggalan, si hacker juga melantunkan do'a:

"Ya Allah ampuni kami jika belum bisa bergabung dengan kafilah mujahidin, baru ini dan do'a yang bisa kami berikan untuk mendukung tentara-Mu (mujahidin), ya Allah !!! Ampunilah kelemahan & kebodohan kami serta jadikan kami golongan orang-orang yang beriman (muwahidin)...amiin !!! Insya Allah mudah2-an kami bisa bergabung dengan saudara kami (mujahidin) sebentar lagi...amiin !!"

Si hacker yang menamakan dirinya dengan "ashaburayatisud" berjanji tidak akan merusak isi dari web yang menjadi korban. Pada bagian paling bawah dari situs yang dihack tertuliskan:

"Jangan khawatir, kami tidak merusak atau memanipulasi data-data penting dalam situs ini, hanya menambahkan page ini saja dan sedikit konfigurasi," katanya. (saif al battar/arrahmah.com)



Tentara Zionis Penjarakan Pemrotes Anti-Dinding Pemisah


TEPI BARAT (Arrahmah.com) - Tentara zionis Israel melukai seorang jurnalis dan menangkap dua aktivis kemanusiaan yang melakukan aksi unjuk rasa memprotes pembangunan dinding pemisah di desa Bil'in dan Nil'in dekat kota Ramallah, Tepi Barat, Jumat (20/8/2010).

Di Bil'in penduduk Palestina bersama aktivis kemanusiaan menggelar aksi unjuk rasa damai menentang pembangunan dinding pemisah ketika tentara zionis menyerang mereka.

Para pendemo juga menuntut Eden abergil, seorang mantan tentara Israel agar dihukum terkait penyebaran foto-foto yang mengundang reaksi keras publik internasional di Facebook.

Saat para pendemo tiba di dinding pemisah, tentara zionis menembakkan gas air mata ke arah sipil tak bersenjata.

Haitham al-Khatib, seorang jurnalis lokal mengalami luka ketika tentara zionis berusaha menangkapnya. Dua orang aktivis juga ditangkap selama insiden berlangsung dan keberadaan mereka belum diketahui.

Di desa Nil'in, tentara zionis menggunakan gas air mata dan suara bom untuk menyerang penduduk lokal yang tengah sholat dzuhur di dekat tembok pemisah. Tidak ada yang terluka dalam serangan ini. (haninmazaya/arrahmah.com)


Jumat, 20 Agustus 2010

Mujahidin Afghan Serang Sepanjang Jalan Raya Sangin-Gerishk, Puluhan Tentara Penjaga Tewas

HELMAND - Polisi Afghan mengatakan sedikitnya 30 tentara kemanan sebuah perusahaan asing tewas dalam pertempuran melawan Taliban dan 15 lainnya mengalami luka.

"Taliban menyerang dan selama pertempuran yang berlangsung hampir satu hari, 30 tentara tewas, 15 terluka dan beberapa ditangkap oleh Taliban," ujar wakil kepala kepolisian provinsi Helmand.

Pertempuran terjadi pada Kamis (19/8/2010) di distrik Sangin, provinsi Helmand, ujar Kamaludin Sherzai seperti yang dilaporkan AFP.

Pejabat Afghan awalnya mengatakan hanya 12 dari penjaga yang tewas ketika pertempuran meletus antara tentara keamanan yang berjaga-jaga di sekitar pembangunan jalan di Sangin.

Jurubicara provinsi Helmand Daud Ahmadi mengatakan puluhan jenazah dievakuasi ke rumah sakit di ibukota, Lashkar Gah pada Jumat (20/8).

"Kami tahu bahwa mereka tewas selama pertempuran hari kemarin dengan taliban."

Imarah Islam Afghanistan Klaim Serangan Tersebut


"Kami melancarkan serangan terhadap perusahaan konstruksi di sepanjang jalan Sangin dan Gerishk," ujar Zabiullah Mujahid, jurubicara IIA berbicara dalam sambungan telepon.

"Kami mengambil alih lebih dari 30 pos pemeriksaan di sepanjang jalan dan membunuh lebih dari 50 tentara penjaga," lanjutnya.

Helmand dan provinsi tetangganya, Kandahar dikenal sebagai tempat paling mematikan bagi tentara asing yang berada di Afghanistan.

AS dan NATO memiliki 141.000 tentara di negeri Muslim tersebut dan kebanyakan disebar di wilayah selatan.

Abdul Mohammad, salah seorang karyawan konstruksi mengatakan pertempuran sangat sengit dan banyak korban berjatuhan.

"Kemarin Taliban menyerang kami, kami meminta bantuan tentara Afghan dan tentara asing, namun mereka tidak ada yang datang."

(haninmazaya/arrahmah.com)



Ustadz Abu Jibriel Desak Ustadz ABB Dibebaskan Seusai Lebaran

AKARTA - Ustadz Abu Jibriel, pimpinan Majelis Mujahidin (MM), mendesak penyidik Polri untuk segera membebaskan Amir Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Ustadz Abu Bakar Ba'asyir (ABB), Jum'at (20/8) di Mabes Polri, Jakarta. Menurut Ustadz Abu Jibriel penangkapan Ustadz ABB dipaksakan dan tanpa bukti.

Sedari Dulu Dituduh & Tidak Terbukti

Menurut Ustadz Abu Jibriel, Ustadz ABB sedari dulu sudah biasa dituduh, namun tidak pernah terbukti.

"Orang sudah tua, ini dipaksakan. (Ustadz ABB) sudah biasa dituduh dari dulu, tapi tidak terbukti," ujar Ustadz Abu Jibriel. Selain dirinya, Ustadz Abu Jibriel juga mengatakan bahwa seluruh umat Islam di Indonesia juga mengingkan pembebasan terhadap Ustadz ABB.

Umat Islam yang mendukung pembebasan Ustadz ABB memang terus mengalir. Kemarin (19/8/2010) Pimpinan Pondok Pesantren (ponpes) Islam Darusyi Syifa, Dusun Tipas, Labuhan Haji, Selong, Ustadz Syafii meminta aparat kepolisian untuk segera membebaskan Ustadz ABB.

Beberapa ormas Islam juga menuntut pembebasan segera Ustadz ABB, seperti FUI dan PTDI. Sementara itu, FPI melalui Ketua Umumnya, Habib Rizieq menyerukan umat Islam untuk merapatkan barisan dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah.

Sementara itu situs FreeABB sudah menembus angka 49.336 pengunjung dan di facebook mencapai 28.410 pengunjung. Semua ini menunjukkan luasnya dukungan untuk kebebasan Ustadz ABB.

Bebaskan Tanpa Syarat Sehabis Lebaran

Dalam kunjungan besuk hari ini, Ustadz Abu Jibriel membawa roti dan kurma. Ustadz Abu Jibriel dalam kunjungan tersebut juga mendesak penyidik Polri untuk segera membebaskan tanpa syarat Ustadz ABB sehabis lebaran.

"Supaya dibebaskan tanpa syarat sehabis lebaran," ujar Ustadz Abu Jibriel.

Selain Ustadz Abu Jibriel, dalam kunjungan tersebut juga hadir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten. Semoga tuntutan Ustadz Abu Jibriel dan tuntutan sebagian besar umat Islam agar Ustadz ABB bisa dibebaskan tanpa syarat sehabis lebaran dapat terwujud. Insya Allah!

Source>