Tampilkan postingan dengan label Islamic News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islamic News. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Agustus 2010

Indahnya Meninggal ketika Sujud....


Gambar ini diperoleh dari seorang rekan saya di Riyadh. Gambar diatas memperlihatkan tentang seorang laki-laki yang meninggal dalam keadaan sujud, dan kejadiannya berada di dalam Masjid Nabawi.Sungguh, alangkah indahnya jika dapat mati dalam keadaan seperti ini, insyaallah.. Amin

Wahai Saudara/i Muslimin dan Muslimah…Lihatlah bagaimana didunia lagi Allah tunjukkan bagaimana hambanya yang taat dicabut nyawanya ketika sujud.
Mudah-mudahan hamba Allah ini diredhai Allah dan diterima segala amal ibadahnya dan dimasukkan ke dalam syurga. Ameen…

Source novel attamimi

Jumat, 20 Agustus 2010

Ustadz Abu Jibriel Desak Ustadz ABB Dibebaskan Seusai Lebaran

AKARTA - Ustadz Abu Jibriel, pimpinan Majelis Mujahidin (MM), mendesak penyidik Polri untuk segera membebaskan Amir Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Ustadz Abu Bakar Ba'asyir (ABB), Jum'at (20/8) di Mabes Polri, Jakarta. Menurut Ustadz Abu Jibriel penangkapan Ustadz ABB dipaksakan dan tanpa bukti.

Sedari Dulu Dituduh & Tidak Terbukti

Menurut Ustadz Abu Jibriel, Ustadz ABB sedari dulu sudah biasa dituduh, namun tidak pernah terbukti.

"Orang sudah tua, ini dipaksakan. (Ustadz ABB) sudah biasa dituduh dari dulu, tapi tidak terbukti," ujar Ustadz Abu Jibriel. Selain dirinya, Ustadz Abu Jibriel juga mengatakan bahwa seluruh umat Islam di Indonesia juga mengingkan pembebasan terhadap Ustadz ABB.

Umat Islam yang mendukung pembebasan Ustadz ABB memang terus mengalir. Kemarin (19/8/2010) Pimpinan Pondok Pesantren (ponpes) Islam Darusyi Syifa, Dusun Tipas, Labuhan Haji, Selong, Ustadz Syafii meminta aparat kepolisian untuk segera membebaskan Ustadz ABB.

Beberapa ormas Islam juga menuntut pembebasan segera Ustadz ABB, seperti FUI dan PTDI. Sementara itu, FPI melalui Ketua Umumnya, Habib Rizieq menyerukan umat Islam untuk merapatkan barisan dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah.

Sementara itu situs FreeABB sudah menembus angka 49.336 pengunjung dan di facebook mencapai 28.410 pengunjung. Semua ini menunjukkan luasnya dukungan untuk kebebasan Ustadz ABB.

Bebaskan Tanpa Syarat Sehabis Lebaran

Dalam kunjungan besuk hari ini, Ustadz Abu Jibriel membawa roti dan kurma. Ustadz Abu Jibriel dalam kunjungan tersebut juga mendesak penyidik Polri untuk segera membebaskan tanpa syarat Ustadz ABB sehabis lebaran.

"Supaya dibebaskan tanpa syarat sehabis lebaran," ujar Ustadz Abu Jibriel.

Selain Ustadz Abu Jibriel, dalam kunjungan tersebut juga hadir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten. Semoga tuntutan Ustadz Abu Jibriel dan tuntutan sebagian besar umat Islam agar Ustadz ABB bisa dibebaskan tanpa syarat sehabis lebaran dapat terwujud. Insya Allah!

Source>

Seminggu Ramadhan, 200 Orang Dari Berbagai Bangsa Masuk Islam di Kuwait


Komite Pengenalan Islam di Kuwait dalam laporan terbarunya menyatakan bahwa selama minggu pertama Ramadhan tahun ini sudah 200 orang dari berbagai bangsa masuk Islam lewat kantor mereka.

Kantor berita Kuwait mengutip pernyataan Komite pengenalan Islam Kuwait yang menyatakan: "Jumlah orang yang telah menyatakan masuk Islam sejak pembentukan Komite, sejauh ini sebesar 50 ribu orang," tercatat bahwa Komite telah lebih dari delapan puluh berdakwah mengenalkan Islam dengan berbagai bahasa di dunia serta keberadaannya telah ada lebih dari 15 cabang dari berbagai bidang di Kuwait .

Komite mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tujuan organisasi mereka adalah untuk mengundang dan mengajak berdialog non Islam untuk dikenalkan dan diajarkan tentang bahasa Arab dan Islam.

Komite juga menyatakan adanya kesadaran dan dukungan yang baik dari pemerintah dalam menghadapi meningkatnya permintaan orang yang ingin masuk Islam pada bulan suci Ramadhan kali ini.(fq/imo)

Source

Kamis, 19 Agustus 2010

Penduduk Afghan Blokade Jalan, Teriakkan Anti-AS


JALALABAD - Di wilayah timur Afghanistan, ratusan orang turun ke jalan memprotes meningkatnya kematian sipil Afghan akibat serangan tentara penjajah AS di negeri tersebut.

Sekitar 600 pendemo memblokade jalan raya yang terhubung dengan ibukota Afghanistan, Kabul di kota Jalalabad pada Rabu (18/8/2010).

Pendemo meneriakkan slogan menolak kehadiran tentara asing di Afghanistan. Mereka juga tidak menginginkan Hamid Karzai sebagai pemimpin mereka. Penduduk Afghan ingin tentara asing cepat-cepat angkat kaki dari negeri mereka.

Seorang sipil Afghan bersama anaknya gugur ketika rumahnya yang terletak di provinsi Nangarhar dihantam serangan udara NATO, hal inilah yang menyebabkan kemarahan publik Afghan.

Tentara penjajah AS mengklaim membunuh dua "militan" dalam operasi tersebut, namun penduduk lokal menolak klaim mereka.

Di minggu yang sama, aksi serupa juga dilakukan penduduk Afghan di provinsi Wardak. (haninmazaya/arrahmah.com)

Ribuan Orang Kembali Berunjuk Rasa di Kashmir Serukan Kemerdekaan


SRINAGAR (Arrahmah.com) - Ribuan penduduk Kashmir kembali memadati jalan-jalan utama di wilayah Kashmir yang diduduki India setelah kematian satu orang lagi Muslim Kashmir ditangan tentara musyrik India.

Pada Rabu (18/8/2010), para pendemo meneriakkan pro-kemerdekaan dan membakar ban di pinggiran ibukota.

Aksi ini secara spontan meletus setelah polisi muyrik India membunuh seorang Muslim Kashmir.

Kematian kali ini menjadikan angka kematian sipil Kashmir berjumlah 59 dalam dua bulan terakhir.

Selain korban jiwa, ribuan penduduk Kashmir mengalami luka-luka sejauh ini dalam setiap unjuk rasa yang mereka gelar dan harus berhadapan dengan kebrutalan tentara pendudukan India dalam dua bulan terakhir.

Aksi unjuk rasa hampir setiap hari dilakukan sejak Juni lalu melawan kekuasaan pemerintah

pendudukan di wilayah tersebut sejak tentara musyrik India membunuh seorang pendemo remaja.

Tentara pendudukan merespon dengan memberlakukan jam malam dan pembatasan pergerakan. Mereka juga berulah dengan sangat brutal saat aksi unjuk rasa digelar.

Meskipun beresiko tinggi, tampaknya penduduk Kashmir akan melanjutkan "kekuatan massa" dalam pergerakan mereka.

Pengamat politik mengatakan frekuensi aksi unjuk rasa yang meningkat dua tahun terakhit memberi kehidupan baru untuk perjuangan pembebasan Kashmir.

(haninmazaya/arrahmah.com)


Rabu, 18 Agustus 2010

USTADZ ABU KORBAN OPERASI INTELIJEN

alt
Wawancara Suara Islam dengan Pengamat Politik dan Militer, Kol (Purn) Y. Herman Ibrahim seputar penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir dan operasi intelijen di belakanya

Penangkan Ustadz Abu benar-benar menggegerkan jagat politik Indonesia. Betapa tidak, selain perlakuan sangat kasar dari aparat Densus 88 terhadap ulama kharismatis yang namanya telah mendunia itu, juga penangkapannya ternyata hasil dari operasi intelijen polisi yang penuh dengan fitnah terhadap Ustadz Abu yang menginjak usia sepuh 72 tahun tersebut.


Ustadz Abu difitnah turut membiayai latihan militer sejumlah pemuda Islam di Aceh pada awal tahun ini. Padahal latihan militer itu dimaksudkan untuk pengiriman sukarelawan ke Gaza jika terjadi lagi perang Palestina melawan Israel. Selain itu dapat dari mana dana Rp 700 juta yang dituduhkan kepada Ustadz Abu yang selama ini tidak setuju dengan aksi-aksi terorisme. Padahal Untuk membayar sewa kantor JAT yang dipimpinnya di Pejaten Pasar Minggu sebesar Rp 18 juta pertahun saja kembang kempis.

Ternyata sekarang terbukti, sumber pendanaan utama bahkan penyediaan ribuan peluru dan senjata organik ternyata berasal dari Sufyan Tsauri, intelijen polisi yang pura pura sebagai desertir dan sengaja disusupkan ke tengah-tengah para pemuda yang masih polos cara berfikirnya tersebut. Padahal mereka hanya akan dijadikan umpan untuk menjerat Ustadz Abu dan sekarang telah terbukti kebenarannya.

Berikut ini wawancara Tabloid Suara Islam dengan pengamat intelijen sekaligus mantan perwira intelijen Kodam III Siliwangi, Y. Herman Ibrahim seputar operasi intelijen terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang berujung pada penangkapannya.

Bagaimana menurut anda tuduhan terlibat terorisme terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir ?

Saya yakin Ustad Abu sebagai target. Jadi tujuan utamanya tuduhan terlibat terorisme untuk menjeratnya. Saya kira ini bukan hanya sekedar isyu politik, tetapi juga berbagai macam isyu lainnya. Karena semua pihak memanfaatkan isyu terorisme untuk kepentingan mereka sendiri.

Sebenarnya sumber utamanya adalah perangnya AS. Karena Indonesia banyak tergantung pada AS, maka kita wajib mengikuti irama perang yang dibawaAS. Ustadz Abu dituduh memperoleh dana untuk latihan militer di Aceh, saya kira perlu diklarifikasi. Sebab kalau kebetulan dia memberikan dana kepada ikhwan yang berangkat ke Aceh, itu soal lain. sebab membantu orang lain belum tentu terorisme.

Berarti indikasi penangkanpan Ustadz Abu atas pesanan AS adalah benar ?

Saya haqqul yakin ! Memang dari dulu AS ingin Ustad Abu ditahan dengan berbagai tuduhan, tetapi tidak pernah terbukti dia melakukan makar, tidak terbukti dia merencanakan membunuh Presiden Megawati, tidak terbukti dia terlibat Bom Bali I meski sudah menjalani hukuman 4 tahun penjara. Ustadz Abu selama ini kan tidak setuju dengan berbagi aksi pemboman itu. Pemboman itu kemungkinan ijtihad para pelakunya sendiri, tidak ada hubungannya dengan Ustadz Abu apalagi atas restunya. Saya haqqul yakin, pemboman itu atas ijtihad para pelakunya sediri, buka atas perintah Ustadz Abu.

Ustadz Abu pernah diminta AS untuk ditahan di kamp penyiksaan militer AS Teluk Guantanamo, Kuba ?

Ya memang pemerintah AS secara resmi pernah meminta kepada Presiden Megawati agar menyerahkan Ustadz Abu, tetapi tidak dikasihkan. Sebab Presiden Megawati tidak berani mengambil resiko dengan beban politik yang harus ditanggungnya nanti. Memang tekanan waktu itu ada, bahkan salah seorang anggota CIA sempat mengatakan kalau Abu Bakar Ba’asyir tidak diserahkan ke AS, maka nanti akan ada hal yang buruk.

Kemudian hal itu benar-benar terjadi dengan meledaknya Bom Bali I (2002). Disini AS menunjukkan bukti bahwa bom Bali memang benar-benar ada . Jadi kelemahan gerakan Islam di Indonesia saat ini ada pada penguasaan informasi dan pendanaan, sehingga sangat tergantung kapada pihak lain. Celakanya justru tergantung dari intelijen, sehingga dapat dimanfaatkan pihak ketiga sebagai kaki tangan AS untuk menyediakan dananya terutamna dari kalangan intelijen.

Apakah penangkapan Ustadz Abu hasil dari operasi intelijen ?

Saya kira demikian dan saya yakin akan hal iitu. Kalau peran Ustadz Abu benar sesuai dengan tuduhan polisi, seharusnya perlu kita pertanyakan dana itu dari mana kalau memang benar seperti itu. Saya dengar memang Ustadz Abu dikasih dana, tetapi untuk membantu fakir miskin dan yatim piatu, bukan terorisme.

Ustadz Abu ditangkap, nungkinkah Mabes Polri akan kembali dapat kucuran dana dari AS dan Australia seperti ketika menangkap Ustadz Abu tahun 2002 lalu ?

Pendidikan polisi anti teror kan dananya dari Australia. Hal ini menjadikan keyakinan agar dana terus menerus mengalir, maka isyu teroris harus tetap ada atau kalau tidak ada diada-adakan. Mengapa para pemuda yang latihan militer di Aceh harus dituduh sebagai teroris dan ditembak serta dibunuh. Sebenarnya negara sangat memerlukan mereka untuk dilatih militer bagi pertahanan negara dari intervensi asing. Lha apa bedanya dengan kegiatan Menwa yang justru dibiayai dari APBN. Padahal sama-sama membela negara dari bahaya intervensi asing.

Mengapa Densus 88 terus menyasar para mantan pejuang Afghanistan, Mindanao, Ambon dan Poso. Sementara para separatis Kristen seperti RMS dan OPM dibiarkan berkeliaran bahkan membunuh aparat ?

Ini bagian dari operasi intelijen. Memang Islam berusaha untuk dimatikan, sepertinya umat Islam Indonesia tidak boleh berpolitik. Padahal dakwah harus dengan menggunakan politik dan kekusaan, bahkan sepertiga ayat Al Qur’an mengenai masalah politik.

Mengapa sejak BAKIN Ali Moertopo hingga BIN Hendro Priyono sekarang, umat Islam selalu menjadi sasaran operasi intelijen ?

Dulu umat Islam sukses membantu penumpasan PKI. Kemudian intelijen AS sengaja membuat gerakan NII (Negara Islam Indonesia) untuk menyudutkan umat Islam. Kemudian pemerintah membuat Operasi Khusus (Opsus). Jadi sesungguhnya intelijen sangat berjasa dalam mendirikan gerakan NII. Kemudian muncul Asas Tunggal Pancasila dan umat Islam menolaknya.

Kita tahu sejak dulu Ustadz Abu tidak pernah mau menerima Pancasila. Pada zaman Orba, Ustadz Abu pernah ditangkap dan dihukum 4 tahun penjara. Ketika dibebaskan sementara dan keputusan MA keluar kemmudian harus dihukum 9 tahun, maka Ustadz Abu bersama almarhum Ustadz Abdullah Sungkar hijrah ke Malaysia dan baru kembali tahun 1999 lalu.

Memang selama ini umat Islam selalu gagal memperjuangkan penerapan Syariah Islam di Indonesia, sehingga memicu sebagian dari mereka untuk memperjuangkannya dengan caranya sendiri. Tetapi kemudian dimanfaatkan oleh intelijen dengan membentuk Komando Jihad, Teror warman, Kelompok Imron dan sebagainya. Semua ini rancangan intelijen Opsus untuk mendiskreditkan umat Islam Indonesia.

Sekarang semakin terungkap, ternyata penyandang dana latihan teroris di Aceh adalah Sufyan Tsauri, mantan desertir Brimob dan anggota intelijen yang diduga kuat sengaja disusupkan ke teroris. Bagaimana komentar anda ?

Mengenai Sufyan Tsauri saya tidak tahu persis. Tetapi jamaah Ngruki di Solo tahun 1990-an pernah memiliki santri dari Bintara Polri. Dia bertugas di intelkam Solo, sering bolos dan kemudian mengajukan pensiun dini. Dia sempat ditahan setelah dilaporkan Den Intel Kodam IV Diponegoro sebagai aktifis Ponpes Ngruki yang dipimpin Ustadz Abu. Saya kira tentata atau polisi termasuk para mantan, kalau masuk jamaah layak dicurigai ternasuk saya dan almarhum ZA Maulani, ha ha ha. Saya kira skenario pelatihan militer di Aceh, jelas semuanya itu kerjaan intelijen. Bayangkan, Abdullah Sonata yang baru keluar dari penjara sudah mengadakan pelatihan, dananya darimana kalau bukan dari intelijen.

Saya sangat menyayangkan kelakuan Densus 88 dalam penangkapan Ustadz Abu seperti disiarkan di televise. Ustadz Abu seorang ulama besar yang dihormati bahkan namanya sampai ke Timur Tengah, kok ditangkap seperti menangkap penjahat. Apa aparat Densus 88 itu tidak dididik dengan HAM, etika dan moral. Lha kalau begitu apa bedanya dengan preman bersenjata ! Mereka beraninya hanya dengan orang tua yang tidak berdaya seperti Ustadz Abu, jelas ini sangat memalukan. Peristiwa ini sangat menyakiti hati umat Islam Indonesia yang akan menanggung bebannya secara mendarah daging dalam waktu lama. Jelas ini suatu ketidakadilan dan kejahatan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap Ustadz Abu dan umat Islam Indonesia.

Karena semua ini atas permintaan AS, maka kita juga menyayangkan mengapa Kopassus TNI AD justru kerjasama dengan AS. Padahal di Pakistan dan Afghanistan, Taliban sukses melawan pasukan AS bahkan NATO yang menjarah negerinya. Tetapi disini sebagai negara dengan rakyat Islam terbesar di dunia, justru pemerintahnya bekerjasama dengan penjajah AS. Sekarang AS diambang kekalahan memalukan dalam bertempur melawan Taliban di Afghanistan.

Apakah penangkapan Ustadz Abu akan diikuti dengan penangkapan tokoh-tokoh umat Islam seperti Habib Rizieq dan lainnya ?

Kalau Habib Rizieq kan mainnya di hilir sedangkan Ustadz Abu di hulu, jadi lebih berbahaya main di hulu. Kalau di hilir memberantas maksiyat dan penyakit masyarakat lain, kalau di hulu kan penegakan Syariat Islam yang pasti akan dimusihi negara. Jadi Habib Rizieq tidak diannggap terlalu berbahaya bagi pemerintah.

Apakah penangkapan Ustadz Abu dalam rangka rivalitas para petinggi Polri untuk menggantikan Kapolri BHD yang akan pensiun ?

Memang semuanya memanfaatkan isu teroris. Saya kira biarkan saja mereka itu bertikai sendiri memperebutkan kursi panas Kapolri dengan berantem sendiri. (*)

Source

Senin, 16 Agustus 2010

Al-Qaeda Desak Turki Tuk Putuskan Hubungan Dengan Israel

(Arrahmah.com) - Ayman Az-Zawahiri, orang nomor dua dalam tubuh Al-Qaeda telah menyalahkan otoritas Turki untuk kerjasamanya dengan Israel dan membunuh Muslim di Afghanistan.

Dalam pesan audio berdurasi 20 menit yang disebarkan di internet pada Minggu (15/8/2010), Az-Zawahiri juga mengungkapkan belasungkawa kepada keluarga aktivis Turki yang gugur dalam serangan Israel ke kapal Mavi Marmara.

"Pemerintahan Turki menunjukkan simpatinya kepada Palestina melalui statemen atau mengirimkan sejumlah bantuan, tetapi sebenarnya mengakui Israel dan bekerjasama dalam bidang perdagangan, melakukan pelatihan militer dan berbagi informasi melalui itu," ujar Az-Zawahiri.

Ia menekan pemerintah Turki untuk mengakhiri hubungan dengan negara Yahudi.

Kerjasama Dengan Israel


"Perubahan akan datang ketika penduduk Turki mendesak pemerintahnya untuk menghentikan kerjasama dengan Israel atau ikut mengambil bagian dalam pembunuhan sipil Muslim di Afghanistan," ujar Az-Zawahiri mengacu kepada partisipasi Turki dalam misi NATO di Afghanistan.

Turki merupakan sekutu terkuat Israel dari negeri Muslim sebelum serangan Israel kepada kapal Mavi Marmara yang mencoba memasuki Gaza yang menewaskan delapan aktivis Turki dan menuntut permintaan maaf Israel atas kematian mereka.

Sejauh ini Israel menolak melakukannya dan hal tersebut telah merusak hubungan di antara dua sekutu itu.

"Pemerintah Turki mengeluarkan statemen mengutuk Israel, tapi di waktu yang sama mereka tetap berkomitmen dengan kriminal Yahudi dalam pembunuhan sipil Afghan, membakar rumah-rumah mereka, menghancurkan desa dan bahkan mengukuhkan kepemimpinan NATO di sana," lanjut Az-Zawahiri.

Az-Zawahiri mengatakan serangan di Gaza telah menunjukkan propaganda perang salib tentara Zionis yang dibantu oleh para penghianat Arab dan Amerika Serikat.

Az-zawahiri adalah orang yang paling dicari-cari AS dan kepalanya dihargai 25 juta USD. Pada bulan Juli lalu, ia mengkritik Obama dengan mengatakan bahwa presiden AS tersebut telah melancarkan "tahap baru kampanye perang salib dan zionisme".

(haninmazaya/arrahmah.com)

SOURCE

Fitnah dalam Penangkapan Ustadz ABB


Publik Indonesia oleh TVOne disuguhi pemandangan yang menyesakkan dada dengan diulang-ulangnya penayangan penangkapan KH. Abu Bakar Ba’asyir (72 tahun) yang akrab disapa Ustadz ABB atau Ustadz Abu.Pasalnya penangkapan Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) di halaman Polres Banjar Patroman Jawa Barat itu over acting!. Mobil rombongan Ustadz Abu dikepung, kaca mobilnya dipecahkan, dan sopirnya diringkus seperti penjahat hina. Padahal di dalam mobil itu terdapat istri Ustadz Abu dan nenek-nenek lainnya. Sungguh tidak manusiawi!

Lebih-lebih penangkapan demonstrative itu dilakukan dua hari menjelang bulan Ramadhan 1431H. Sehingga bagi umat Islam penangkapan ulama sepuh yang memang selalu lugas dan tegas dalam ceramahnya itu adalah kado kezaliman dalam menyambut bulan Ramadhan. Hal ini mengulang intimidasi Mabes Polri terhadap dakwah Islam dan para aktivisnya pada awal Ramadhan tahun lalu. Waktu itu Kadivhumas Mabes Polri Irjenpol Nanan Sukarna mengumumkan bahwa polri akan melakukan pengawasan pada dakwah selama bulan Ramadhan.

Tindakan represif itu jelas mengguratkan rasa sakit dalam hati setiap umat Islam yang masih ada iman di dadanya dan sangat menghargai institusi ulama sebagai pewaris nabi (waratsatul anbiya). Dan Ustadz ABB adalah sosok ulama yang bisa disebut waratsatul anbiya karena sikapnya yang lurus istiqomah dan menerangkan Islam apa adanya tentang aqidah, syariah, daulah, dan jihad fi sabilillah, juga karena ketajaman kalimat dan hujjah-hujjahnya, serta kesederhanaan hidupnya.

Orang yang melihat dari dekat sosok Ustadz ABB, pasti yakin sekali bahwa tuduhan polisi beliau mendanai pelatihan militer di Aceh sampai 700 juta tidak masuk akal. Pasalnya, ustadz ABB sangat sederhana. Waktu saya bersama Habib Rizieq dan KH. Mudzakir Siddiq membezoek beliau di Mabes Polri sehari setelah ditahan, beliau dengan tertawa kecil mengatakan kalau saya punya uang sebesar itu, ya lebih baik untuk membangun sekretariat JAT. Beliau tambahkan, “Untuk kantor JAT di Solo kita baru bisa sewa 18 juta pertahun”.

Pasca membezoek Ustadz ABB, saya membacakan pernyataan FUI mengecam penangkapan tersebut dan menilainya sebagai rekayasa serta menuntut agar polisi segera membebaskan Ustadz ABB tanpa syarat. Sebab memang beliau tidak bersalah. Dan polisi tidak punya alat bukti kecuali hanya keterangan saksi dari anggota/mantan anggota JAT yang tertangkap. Menurut laporan yang diperoleh FUI, anak-anak yang ditangkap itu disiksa. Dan kesaksian di bawah penyiksaan tentu diragukan kebenarannya.

Adalah tersangka pelatihan Aceh bernama Luthfi Haidaroh alias Ubaid yang menyanyi bahwa Ustadz Abu terlibat. Ustadz Abu membantah kesaksian Ubaid ini dan menyatakan bahwa Ubaid dulu sudah dikeluarkan oleh beliau dari JAT, karena punya aktivitas sendiri (di luar kontrol Ustadz Abu). Kabarnya Ubaid ini pulalah yang menyanyi bahwa Ustadz ABB ketemu dan merestui Amrozi cs. yang mau ngebom ke Bali di Solo sehingga beliau dijebloskan ke penjara karenanya. Sehingga Ubaid ini patut dicurigai sebagai player.

Player yang patut dituduh paling bertanggung jawab atas apa yang dituduhkan kepada Ustadz ABB adalah seorang disertir polisi bernama Sofyan Tsauri. Dia yang merekrut dan melatih anak-anak muda dari JAT, FPI Aceh, dan Jamaah Ustadz Aman Abdurrahman. Menurut laporan yang diterima FUI, selain berhasil melatih anak-anak menembak dengan peluru tajam di Mako Brimob Kelapa Dua, Sofyan Tsauri memasok senjata untuk pelatihan militer di Aceh yang kemudian disangkakan sebagai pelatihan teroris. FUI juga mendapatkan laporan bahwa Sofyan ini menawarkan kepada pihak-pihak di Jawa Tengah untuk pelatihan militer dan menawarkan uang 500 juta rupiah untuk itu.

Bagaimana seorang disertir bisa melatih di Mako Brimob dan memasok senjata?. Pasti ada main dengan orang dalam. Kadiv Humas Mabes Polri Edward Aritonang mengakui hal itu. Ada dua anggota polri aktif yang terlibat kegiatan Sofyan, yakni Tatang Mulyadi dan Abdi Tunggal yang menyerahkan senjata dan amunisi dari gudang senjata (Vivanews 10/8).

Dengan demikian jelaslah bahwa tuduhan bahwa Ust. ABB terlibat pelatihan militer di Aceh adalah fitnah. Dan penangkapan beliau yang menjatuhkan harkat dan martabat seorang ulama yang sudah sepuh adalah fitnah. Dan fitnah itu sesuatu kezaliman yang dimurkai Allah. Allah SWT berfirman:
Sesungguhnya orang-orang yang memfitnah kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, Maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar. (QS. Al Buruj 10).

Semoga keluarga besar Polri memahami bahaya fitnah dan menjauhkan diri dari merekayasanya. Apalagi kepercayaan masyarakat terhadap polri telah jatuh dengan kasus Bibit Chandra, kapolri telah berbohong di depan parlemen tentang adanya rekaman tilpun antara Ary Muladi dan Ade Raharja, dan kapolri ketahuan “sengaja” memproses opsi A pada kasus Bank Century padahal DPR menetapkan opsi C yang harus ditangani. Mantan Kabareskrim Komjenpol Susno Duaji pernah mengatakan bahwa terkait kasus rekayasa Bibit Chandra, Kapolri bohong lima kali dalam sehari. Wah-wah-wah…Kalau di depan parlemen Kapolri bisa bohong, apa dalam kasus Ustadz ABB tidak bohong?. Wallahua’lam!

Timoty John Winter Mengagumi Kebesaran Islam

Timoty John Winter: Mengagumi Kebesaran Islam
Timothy John Winter

JAKARTA--''Islam adalah agama yang besar dan senantiasa menghadirkan peradaban besar.'' Demikian dikatakan Timothy John Winter, seorang dosen studi Islam pada Fakultas Teologi di Universitas Cambridge, Inggris, dalam sebuah wawancara dengan John Cleary, reporter radio ABC, Inggris, pada musim dingin, April 2004.

Menurut Timothy, peradaban besar yang dihasilkan Islam menyebar dari Timur Tengah ke berbagai penjuru dunia. ''Lihatlah Alhambra di Spanyol, Taj Mahal di India, dan lainnya. Semuanya merupakan salah satu peradaban Islam dalam dunia arsitektur,'' ujarnya.

Tim menjelaskan, Islam memiliki beragam tradisi yang berbeda-beda antara satu negara dan negara lainnya, termasuk dalam memberikan pujian untuk Allah dan Nabi Muhammad SAW. Misalnya, kata dia, tradisi Islam di Afrika berbeda dengan tradisi Islam di Turki, Uzbekistan, Melayu, Bosnia, dan lainnya. Namun, kata dia, semua itu menggambarkan satu peradaban. ''Islam bersumber dari satu dan beragam tradisi itu untuk satu tujuan, yakni Allah. Mereka semua menghadapkan diri ke satu tempat saat berdoa dan sujud, yakni ke arah Makkah yang menjadi kiblat semua umat Islam di seluruh dunia,'' paparnya.

Itulah yang mengawali perkenalan Tim Winter menjadi seorang Muslim. Ia bercerita, beberapa tahun tinggal di Kairo, ia menyaksikan kebiasaan masyarakat Kairo yang selalu mendengarkan radio. Hampir 24 jam, kata Tim, mereka mendengar radio. Pada kesempatan lain, mereka melakukan rutinitas sesuai dengan agama yang mereka yakini. Mereka shalat dan mendengar Alquran. ''Dari sinilah, saya mulai memahami kebiasaan orang Islam, yang menurut saya, itu adalah sesuatu yang logis dan benar,'' terangnya.

Dari kebiasaan itu, lanjutnya, mulailah timbul keinginan Tim untuk mempelajari agama yang dianut mayoritas penduduk Mesir. Dia juga mencoba membandingkan ajaran agama Islam dengan ajaran yang telah dianutnya ketika itu, yakni Katolik. ''Lama-kelamaan, saya merasa ada sesuatu yang berbeda antara yang saya pelajari dalam agama saya dan keyakinan masyarakat itu,'' terang penyuka musik Turki ini.

Sesuatu yang berbeda itu, lanjut Tim, adalah masalah keyakinan keagamaan. ''Dalam agama yang saya anut sebelumnya, kami mengenal adanya Tritunggal (Tuhan Bapak, Anak, dan Roh Kudus). Dari sini, saya menyadari, mengapa Kristus merelakan dirinya untuk menebus dosa-dosa yang diperbuat orang lain kalau hanya untuk menyelamatkan masyarakatnya ketika itu.''

Padahal, lanjut Tim, semua manusia itu dilahirkan dalam keadaan suci (fitrah). Mereka tidak berdosa. Lalu, mengapa ada orang yang harus merelakan dirinya untuk menjadi 'penebus dosa' itu. ''Jika memang demikian kebenarannya, jahat benar Tuhan itu sampai harus anaknya yang menjadi penebus dosa orang lain,'' tegasnya.

Dari sinilah, kata Tim, dia semakin menyadari bahwa ada 'kekeliruan' yang disengaja. ''Saya menjadi seorang Muslim bukan karena ajakan. Tapi, saya berpikir dan melakukan introspeksi. Saya tidak ingin sekadar menjadi pengikut. Saya harus membuktikannya dan mencari kebenarannya sebab saya diberikan akal untuk berpikir,'' tegasnya lagi.

Menurut Tim, penjelasan Alquran tentang Yesus jauh lebih akurat dan dapat dipercaya, termasuk tentang dosa asal. ''Bagi saya, Yesus hanyalah seorang guru dalam agama Yahudi, yang membawa membawa pesan kedamaian dari Allah untuk umat manusia, sebagaimana tertulis dalam Al-Kitab Ibrani,'' terangnya.

Saat disinggung mengenai sejumlah oknum umat Islam yang melakukan tindakan kekerasan dan terorisme, Tim menyatakan bahwa tindakan kekerasan tak hanya dilakukan oleh umat Islam, tetapi juga bisa dilakukan oleh oknum umat agama lain. ''Kita juga bisa menyaksikan, bagaimana di Pentagon, antara kelompok yang satu dan kelompok lainnya dalam agama yang sama melakukan sikap yang berbeda dalam melihat kekerasan dan pelakunya,'' ujarnya.

Bahkan, lanjut Tim, kekerasan biasanya timbul dan dilakukan oleh suatu kelompok tertentu karena mereka merasa terdesak dan karena harga diri mereka diinjak-injak. ''Bila kita semua mau menyadari dan melihat akar masalah yang sesungguhnya, tentu sikap kekerasan yang muncul karena ada latar belakangnya,'' ujar pemilik nama Muslim, Syekh Abdal Hakim Murad ini.

Tim menegaskan, Islam dan seluruh agama apa pun di dunia ini tak mengajarkan umatnya untuk bertindak anarkis. Apalagi sampai melakukan tindakan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. ''Islam itu agama yang damai dan tak pernah mengajarkan kekerasan,'' tegasnya.

Biodata

Nama : Timothy John Winter
Nama Muslim : Abdal Hakim Murad
Lahir : London, 1960
Pekerjaan : Dosen Studi Islam di Universitas Cambridge
Jabatan : Secretary of the Muslim Academic Trust and Islamic Scholar (London)


Selasa, 10 Agustus 2010

Selamat Datang Ramadan


..Marhaban Ya Ramadan..

Syukur Alhamdulillah kita masih bisa menjumpai bulan ramadan ditahun ini.
MALAM ini, seluruh umat Islam akan menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan 1431 H. Marhaban ya Ramadan.
Selamat datang wahai bulan yang disucikan Allah. Bulan mulia, penghulu dari segala bulan. Saudaraku, bersyukurlah karena kita masih diberi kesempatan untuk mengecap indahnya beribadah di bulan mulia ini. Tidak ada bulan yang paling mulia selain Ramadan. “Bahkan, Rasulullah SAW menggelari bulan ini sebagai syahrul mubarak. Bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dosa bagi tiap hamba Allah,”

Berlombalah dalam beribadah dan beramal soleh di bulan ramadan yang penuh ampunan ini...dan semoga puasa kita diterima oleh Allah SWT..Amin....

''Selamat Menunaikan Ibadah Puasa untuk umat muslim diseluruh penjuru dunia''

Senin, 09 Agustus 2010

FPI Kecam Penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir

JAKARTA - Senin, 9 agustus 2010 DPP Front Pembela Islam (FPI) memberikan pernyataan sikap atas penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir. Hadir di dalam konfrensi pers tersebut para tokoh-tokoh Islam seperti; Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab (Ketua Umum DPP FPI) Munarman SH (Pimpinan Komando Laskar Umat Islam), Dr. Jose Rizal Jurnalis (Ketua Presidium Mer-C), Ahmad Fatih (Pengurus JAT Imaroh Wilayah Jakarta) serta beberapa tokoh penting lainnya. Ada beberapa point penting yang dibacakan oleh Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab dalam surat pernyataan sikap FPI, diantaranya adalah:

1. DPP FPI menolak segala bentuk upaya TERORISASI Islam dan Tokoh Islam beserta umatnya.

2. DPP FPI sangat prihatin sekaligus mengecam penangkapan Ust. Abu Bakar Ba’asyir oleh Densus 88 saat sedang safari dakwah di jawa Barat.

3. DPP FPI menduga kuat bahwa penangkapan Ust. Abu Bakar Ba’asyir merupakan:

a. POLITIK REKAYASA TERORISME karena berbagai rekayasa kasus oleh Polri telah terungkap, seperti Kasus Aan, Kasus pemulung menyimpan lintingan ganja, kasus Gayus dan lain-lain.

b. POLITIK PENGALIHAN ISSUE kasus-kasus besar seperti Century, kenaikan TDL, pencabutan subsidi BBM, rekening gendut perwira Polri, keterlibatan Polri dalam rekayasa berbagai kasus dan lain-lain.

c. POLITIK PEMBERANGUSAN gerakan Islam untuk menakut-nakuti para aktivis Islam yang konsen dengan perjuangan penerapan syari’at Islam.

4. DPP FPI telah mengidentifikasi bahwa kasus “TERORIS ACEH” adalah REKAYASA TERORISME yang dimainkan oleh desertir Brimob yang bernama SUFYAN TSAURI yang telah merekrut dan melatih para tersangka “TERORIS ACEH” di Mako Brimob Kelapa Dua –Cimanggis-Depok-Jawa Barat, sejak tahun 2009 sehingga tidak ada kaitannya dengan Ust. Abu Bakar Ba’asyir.

5. DPP FPI menyerukan kepada umat Islam untuk merapatkan barisan dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta melawan segala kezaliman, sekaligus melakukan pembelaan hokum terhadap Ust. Abu Bakar Ba’asyir sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Usai membacakan pernyataan sikap Habib Rizieq meminta kepada Kapolri untuk mengungkap siapa sebenarnya Sufyan Tsauri.

“Kami DPP FPI minta kepada bapak Kapolri untuk mempublikasikan siapa Sufyan Tsauri, siapa dia? Identitasnya? dimana ia tinggal? karena sebenarnya dialah tokoh sentral, dia yang merekrut, melatih, dia yang mendanai. Dan menariknya dilatihnya di Mako Brimob, setelah itu anak-anak yang dilatih tadi dibawa ke Aceh latihan perang, digrebeg, ditembaki, dan dituduh teroris.

Dia juga mensuplai senjata, AK 47 disuplai dengan ribuan amunisi dan kami punya anak-anak yang ikut latihan di Mako Brimob yang dia tidak terlibat dalam latihan perang di Aceh. Sampai saat ini mereka kami amankan, kami akan bawa ke DPR RI komisi III kalau sudah siap.

Sekarang ini mereka kami amankan karena ini menyangkut nyawa mereka yang setiap saat bisa diculik, dibunuh oleh orang-orang yang merasa kepentingannya dirugikan. Kami khawatir rekayasa-rekayasa ini sengaja ingin melakukan terorisasi umat Islam padahal umat Islam bukan teroris hanya diterorisasikan!”

[muslimdaily.net/wd]

Ustadz ABB : Ini Pesanan & Rekayasa Amerika

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dalam jumpa pers Mabes Polri terkait penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir (ABB), Senin (9/8), Polri menjelaskan alasan mengapa Ustadz ABB yang juga Pengasuh Ponpes Al Mukmin Ngruki tersebut ditangkap. Beliau dituduh otaki latihan teroris serta merestui dan mendanai terorisme di Aceh. Sebuah tuduhan yang terlalu berani dan jelas harus dibuktikan!

Tuduhan Tak Beralasan ?

Setelah ditunggu cukup lama, Mabes Polri akhirnya jadi juga menggelar jumpa pers terkait penangkapan Ustadz ABB, Senin (9/8/2010) pukul 13.30 WIB. Dalam jumpa pers tersebut, Mabes Polri mengaku memiliki bukti keterlibatan Ustadz ABB, meski ketika ditanya detil oleh wartawan, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Artionang selalu mengelak dengan mengatakan bahwa itu masih dalam penyelidikan lanjutan.

"Beliau mengetahui semua kegiatan pelatihan dan rencana di Aceh, secara rutin mendapat laporan dari pengelola lapangan," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang.

Edward Aritonang juga menambahkan tuduhan bahwa Ustadz ABB menjadi otak latihan teroris di Aceh. Edward menambahkan bahwa keyakinan polisi atas keterlibatan Ba'asyir itu diperoleh dari saksi-saksi yang telah diperiksa. "Berbagai bukti telah meyakinkan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Edward juga mengatakan bahwa Ustadz ABB juga diduga telah menunjuk para pemimpin pelatihan militer di Aceh. Termasuk menunjuk pengelola latihan militer dan penanggung jawab kegiatan terorisme itu.

Ustadz ABB : Ini Pesanan & Rekayasa Amerika !

Sementara itu, Ustadz Abu Bakar Ba'asyir terlihat tenang saat memasuki Ruang Bareskrim, Mabes Polri. Beliau sempat menyatakan kekecewaannya. Dalam kesempatan tersebut beliau berujar :

"Ini rahmat bagi semua, rahmat dari Allah. Ini rekayasa Amerika," kata Ustadz ABB di Mabes Polri, Jakarta, Senin 9 Agustus 2010.

Seperti yang sudah diketahui, mobil Kijang Krista perak yang dikendarai Ustadz ABB dari Tasikmalaya dihadang aparat Densus 88 dan Satuan Gegana. Mobil itu tak sendirian, namun dikawal sekitar 5 anggota JAT yang berada di mobil Nissan Terrano.

Tiba-tiba, aparat Densus 88 menghentikan mobil Kijang dan minta seluruh penumpang turun. Terdapat perlawanan dari anak buah Ustadz ABB, dan kemudian Densus 88 memecahkan kaca mobil Kijang dan memaksa para penumpangnya turun dan diborgol.

Umat Islam Siaga Satu

Umat Islam tentunya kaget dan tidak menyangka bahwa Usatadz Abu Bakar Ba'asyir yang konsisten menyuarakan al haq itu akhirnya ditangkap. Ustadz ABB sebenarnya sudah sering dituduh dan dikaitkan dengan terorisme, bahkan pernah diadili untuk tuduhan yang sama, yakni terkait terorisme. Namun, sebagaimana diketahui, semua tuduhan itu akhirnya tidak terbukti dan hanya merupakan upaya-upaya musuh-musuh Islam untuk membungkam suara dan aspirasi ulama Islam yang konsisten.

Kini, sebagian besar umat Islam pun masih tidak percaya dan tidak yakin atas apa yang dituduhkan kepada Ustadz ABB. Sebagian umat Islam pun kini siaga satu, dalam arti secara serius mengamati dan mengawasi detik per detik atas apa yang terjadi pada Ustadz ABB. Dalam situs-situs media Islam, face book, ramai dukungan dan doa untuk Ustadz ABB. Bahkan dalam sebuah info melalu sms, Front Pembela Islam (FPI), siang ini, pukul 14.00 akan segera menggelar konferensi pers terkiat penangkapan beliau.

Dikabarkan juga, beberapa anggota JAT akan segera menemui Amir mereka, Ustadz ABB, begitu pula dengan para santri dari Ponpes Al Mukmin Ngruki, dimana Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sebagai pengasuhnya. Bukan tidak mungkin, dukungan dan simpati kepada Ustadz ABB akan terus mengalir kepada beliau.

Memang, sudah saatnya umat Islam peduli dan serius memperhatikan masalah ini, yakni tuduhan-tutuhan dan fitnah kepada umat Islam yang selalu dikaitkan dengan terorisme. Apalagi yang sedang diuji dan ditangkap saat ini adalah Ustadz ABB. Semoga Ustadz ABB dapat segera dibebaskan dan kebenaran akan segera terungkap. Insya Allah!

(M Fachry/arrahmah.com)

Raih amal shalih, sebarkan informasi ini...

Sabtu, 07 Agustus 2010

Liga Muslim Dunia Serukan Lindungi Masjid Al-Aqsha


Dewan internasional tertinggi untuk masjid di Liga Muslim Dunia (MWL) pada hari Rabu kemarin (4/8) dengan tegas mengutuk penggalian yang dilakukan zionis Israel di bawah Masjid al-Aqsha, dan menuduh otoritas pendudukan Israel berencana membangun Sinagog di tempat itu.

Liga Muslim Dunia, dalam hal ini, meminta Dewan Keamanan PBB dan organisasi internasional untuk memberikan perlindungan yang diperlukan untuk Masjid Al-Aqsha terhadap praktek-praktek ilegal Israel sesuai dengan hukum dan konvensi internasional.

Di wilayah Yerusalem yang diduduki, otoritas Islam tertinggi disana dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu kemarin, menyampaikan hal serupa seperti yang disampaikan oleh Liga Muslim Dunia atas skema Israel terhadap Masjid Al-Aqsha, sembari menyoroti kesucian Masjid Al-Aqsha untuk umat Islam seluruh dunia.

Otoritas ini juga mengingatkan negara-negara Arab dan dunia Muslim bahwa mereka memiliki kewajiban agama dan tugas untuk melindungi Masjid Al-Aqsha, yang merupakan kiblat pertama bagi umat Islam.

Menurut otoritas Islam yerusalem, pendudukan Israel mengekspoitasi kejadian internasional yang sedang berlangsung dan membagi wilayah internal Palestina untuk mengalihkan perhatian masyarakat internasional atas tindakan keji mereka terhadap kota suci yang diduduki.(fq/pic)


SUMBER

Rabu, 04 Agustus 2010

Resah Pergaulan Bebas, MUI Fatwa Haram ABG Bukan Muhrim Boncengan


LEBAK - Resah dengan pergaulan bebas muda-mudi masa kini yang boncengan sembarangan bukan muhrim akhirnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, Banten, mengeluarkan fatwa haram bagi pria yang membonceng seorang wanita yang bukan muhrimnya atau lawan jenis tanpa ikatan pernikahan.

MUI kabupaten Lebak menilai, berboncengan motor dengan wanita yang bukan muhrim dapat mengundang nafsu birahi yang mengarah pada pergaulan bebas.

Ketua Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, KH Baejuri, mengatakan, "saat ini banyak pasangan muda-mudi berboncengan sepeda motor saling bermesra-mesraan atau pegang-pegangan tanpa ada ikatan pernikahan yang sah."

Bahkan, banyak di antara mereka mencari tempat-tempat gelap atau sepi untuk memadu kasih. “Karena itu, haram hukumnya berboncengan sepeda motor dengan wanita yang bukan suami-isteri, " kata KH Baejuri, Ahad (8/1).

KH Baejuri dan MUI mengimbau masyarakat yang memiliki anak remaja jangan sampai dibiarkan jika anaknya naik motor berbeda jenis saling berboncengan. Apalagi, malam Minggu mereka banyak pasangan anak ABG berboncengan motor saling berpeluk-pelukan dan mengundang nafsu birahi. ujarnya.

(voi/arrahmah.com)