Tampilkan postingan dengan label Konspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konspirasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Agustus 2010

KONSPIRASI DOLAR AMERIKA

Jika memang ulasan dibawah ini adalah suatu kebetulan (benar atau salah), yang penting jangan terprovokasi, sikapi semua dengan cara berfikir yang bijak.

Pada postingan kali ini saya akan sedikit menjelaskan tentang konspirasi (atau lebih tepatnya
pesan terselubung) yang terdapat pada mata uang Amerika Serikat.Data ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan dengan fakta kenyataan yang terjadi di dunia ini.Sekarang kita kembali ke tragedi 911 (September 11) dimana gedung kembar WTC di New York runtuh ditabrak oleh dua buah pesawat, dan markas pertahanan keamanan militer Amerika, Pentagon juga rusak ditabrak pesawat.

Tapi benarkah begitu? Begitu mudahnya bangunanbangunan kokoh berkonstruksi baja itu dapat tumbang? Memang ada perhitungan teori fisika yang membuat hal itu mustahil terjadi. Tapi saya tidak akan menjelaskan hal itu saat ini. Sekarang kita bahas saja hal yang lebih tidak masuk akal daripada itu.
Amerika Serikat berdiri kurang lebih 450 tahun yang lalu. Dimana saat itu ditetapkannya pula mata uang Amerika Serikat yang berwarna hijau itu. Dan sejak 450 tahun yang lalu pula mata uang Amerika tidak pernah direvisi.

Sekarang coba kita telaah mata uang yang sejak 450 tahun yang lalu itu belum berubah bentuknya.
Dimulai dari uang 20 Dolar.

Ini uang 20 Dolar Amerika.

Sekarang kita coba lipat. (Ingat bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang
lalu)

(Kalau ada yang membawa uang 20 Dolar Amerika, boleh dicoba.)
Sekarang kita coba lipat lagi. (Sekali lagi saya ingatkan bahwa mata uang ini belum pernah
dirubah sejak 450 tahun yang lalu.)
Sekarang kita lipat lagi seperti ini. (Kita bukan sedang belajar membuat origami ya!)
Kalau sudah…sekarang lipat lagi seperti dibawah ini, dan lihat hasilnya..maksudnya lihat gambar
yang dilingkari ini.
Nah loh! Apakah itu???
Itu adalah gambar Pentagon setelah ditabrak pesawat. Lihat gambar gedung yang berasap itu!
Kalau masih belum percaya, akan saya perjelas lagi.
Nah! Sama kan??
Untuk kali ini terbukti bahwa uang 20 Dolar Amerika menyimpan rahasia tentang konspirasi
penghancuran Pentagon. (oleh siapa? Mata uang ini kan punya Amerika sendiri??)
(Sekali lagi saya ingatkan bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
Cukup untuk pesan terselubung Pentagonnya. Sekarang kita ke New York dengan 20 Dolar yang
setengah kusut ini, untuk melihat ada apa di sana.
Masih di 20 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu.
Sekarang kita pakai sisi lain dari uang 20 Dolar ini.
Langsung saja lipat seperti gambar di bawah ya! (Ikuti instruksi!)
Langsung saja kita lihat hasil karya lipatan kita…
Nah loh! Kok begini???
Sepertinya saya kenal gedung itu!
Ya, benar sekali…itu adalah gedung kembar WTC New York yang sekarang tinggal kenangan itu.
Bagian sebelah kiri ditabrak oleh Flight 175 dari United Airlines yang meluncur dari sebelah kanan
gedung. Sementara bagian sebelah kanan ditabrak oleh Flight 11 yang dimiliki American Airlines
yang meluncur dari sebelah kiri. Lihat tulisan di kanan dan di kiri uang, yang lengkapnya adalah
The United State of America. (Lho? Memangnya 450 tahun yang lalu kedua perusahaan
penerbangan itu sudah ada? Jawabannya, tentu saja belum. Bahkan ke 2 gedung itu -pentagon
dan WTC- bahkan belum dibangun.)
Sekarang kita bahas bagian yang paling aneh dari 20 Dolar kita ini.
Lihat baik-baik gambar ini!
Nah loh! Sudahkan 450 tahun yang lalu OSAMA BIN LADEN lahir??
(Jangankan OSAMA, Buyutnya Kakek Buyutnya saja belum lahir.)
Untuk rahasia dibalik 20 Dolar ini, bisa ditemukannya dari kode :
911 (September 11) >> 9 + 11 = 20
Jadinya 20 Dolar!
Cukup untuk 20 Dolar, karena sudah kusut kita lipat-lipat sekarang kita tukarkan uangnya dengan
sebuah 5 Dolar dan sebuah 10 Dolar. Lihat ini!
Gedung pertama WTC yang sudah berasap.
Belum puas?? Lagi??
Sekarang kita pinjam uang 50 Dolar dari tetangga saya.
Ini WTC saat bangunannya runtuh.
Mau lagi?? Kita pinjam lagi 100 Dolar sama tetangga saya yang tadi.
Lho?? Apa ini??
Ini asap gambar asap dari WTC yang telah runtuh.
Detail sekali mereka membuat pesan terselubung ini!
Sampai-sampai gambar asapnya saja tidak lupa dibuat.
Sudah cukup melipat-lipatnya, kalau terlalu kusut nilai dolar yang kita punya jatuh.
Tahukah kamu siapa yang membuat pesan terselubung ini???
Jawabannya ada di uang 1 Dolar! (Lagi-lagi uang!)
Lihat ini!!
Coba lihat 2 lambang yang ada di dalam 2 lingkaran itu!!
Nah loh!!! Ini lambang ILLUMINATI, yaitu organisasi super rahasia milik YAHUDI.
Lihat lambang MATA HORUS dan TULISAN “NOVUS ORDO SECLOHUM” yang artinya “NEW
WORLD ORDER” atau “TATA DUNIA BARU”
Nah loh!! Mau di jadikan apa kita sama orang-orang ZIONIS Yahudi itu??
Terus lihat yang ini!! Lambang bintang-bintang yang ada di atas kepala burung itu!
intang-bintang itu membentuk suatu lambang, yaitu lambang “DAVID STAR” lambang kebanggaan YAHUDI.
Oh iya, untuk diketahui nomor pesawat Flight 11 yang menabrak WTC adalah :
Coba di copy paste nomor ini ke OFFICE WORD dan diblok lalu ubah font-nya ke wingdings.
Nanti hasilnya seperti ini…

Artinya PESAWAT >> MENABRAK 2 GEDUNG >> KORBAN BERJATUHAN >>> DAN PELAKUNYA ADALAH Y
(Kalian pasti tidak asing dengan lambang ini)

Lambang Negara Amerika dan Konspirasi Angka 13

Salah satu simbol penting Amerika telah diklaim menyimpan suatu makna khusus terkait dengan salah satu angka yang dianggap telah dikeramatkan oleh para mason. Kali ini saya tidak sedang membela Amerika, tapi sedang meluruskan apa yang terlalu dibesar-besarkan dan dianggap konspirasi meskipun terdapat dasar yang jelas. The Great Seal Amerika.

Anda yang senang bolak-balik di blog ini pasti pernah mencoba mencari sesuatu di luar blog ini yang berhubungan dengan konspirasi. Bagi anda yang pernah, mungkin ada yang pernah menemukan suatu blog atau artikel dalam forum yang menjelaskan tentang bagaimana lambang resmi negara Amerika telah mengandung angka yang frekuensi munculya terlalu mencolok. Angka 13. Angka 13 diklaim terlalu mencolok untuk sebuah simbol lambang negara sehingga (mungkin) dianggap sebagai letak konspirasi dari Amerika itu sendiri. Bagi yang belum pernah mencobanya, bersyukurlah membaca artikel ini, karena anda tidak akan menjadi ikut-ikutan gila seperti yang lainnya diluar sana.

The Great Seal
Lambang resmi negara Amerika yang terkenal dengan nama The Great Seal ini didisain pada 1782 dalam sebuah Kongres Kontinental yang merupakan rapat khusus komite untuk membentuk sekaligus merancang desain lambang resmi negara. Dalam kongres inilah lambang resmi dari negara Amerika terbentuk. Dua pria yang paling terlibat dalam merancang simbol resmi negara ini adalah Charles Thomson yang merupakan seorang ahli Latin dari Philadelpia dan William Barton, pria muda yang masih berumur 28 tahun namun ahli dalam menggambar simbol.
Dari disain kedua orang inilah kita dapat melihat dua simbol resmi negara Amerika yang dimuat dalam pecahan uang $1 Amerika. Perhatikan gambar dibawah ini!

Inilah simbol The Great Seal dalam pecahan 1 dollar Amerika

The Great Seal

Dua simbol negara Amerika tersebut dianggap terlalu banyak memunculkan angka 13 dalam aspek tertentu. Mari kita lihat apa yang dikatakan para orang gila.

Eagle Side

Eagle Side

Dalam lambang di samping kita dapat melihat jika dalam lambang tersebut memang banyak menyimpan angka 13.
Pada daun zaitun di sebelah kiri cakar elang, jumlah daunnya 13.
Pada daun zaitun, terdapat 13 buah zaitun.
Pada cakar kanan yang mencengkeram busur panah, jumlah busur panah tersebut adalah 13.
Pada bagian bintang-bintang di atas kepala elang, terdapat 13 kali garis-garis yang mengitari bintang-bintang tersebut.
Pada kalimat “E Pluribus Unum”, jumlah hurufnya adalah 13.
Pada bagian atas elang terdapat bintang yang berjumlah 13.

Sekarang mari kita perhatikan sisi satunya selain eagle side ini..

Unfinished Pyramid

Unfinished Pyramid

Dalam sisi Unfinished Pyramid, jumlah undakan dari gambar piramida yang belum selesai dibangun ini adalah 13 undakan.
Jumlah huruf dari kalimat yang ada di atas gambar piramida tersebut yaitu, kalimat “Annuit Coeptis”, jumlah hurufnya berjumlah 13.
Meskipun dalam beberapa sumber jika simbol ini juga memuat konspirasi lainnya, namun disini saya hanya akan membahas dari sisi keterkaitan simbol ini dengan angka 13 yang dianggap tidak semestinya oleh para penganut teori konspirasi.

The Mark

Gambar ini bisa anda temukan di samping kanan George Washington pada pecahan 1 Dollar Amerika

Sekarang kita perhatikan stempel yang berada di sebelah kanan George Washington dalam pecahan $1 Amerika. Di dalamnya terdapat gambar busur yang menjadi tempat berdirinya sebuah timbangan. Nah! dalam busur tersebut, jika perhatikan lebih teliti, jumlah titik-titik yang ada berjumlah 13 titik.

Angka 13 ini oleh para penganut teori konspirasi dianggap sebagai peta ancang-ancang untuk menguasai dunia oleh para mason. Dalam gambar unfinished pyramid, 13 undakan tersebut diidentikkan dengan pembagian waktu ancang-ancang oleh para Mason untuk menguasai dunia. Penganut teori konspirasi percaya jika kita sudah berada di tingkatan hampir terakhir dari puncaknya (gambar mata bercahaya). Pada puncak ini yang memuat gambar mata bercahaya dianggap sebagai tingkatan terakhir oleh para mason, dimana jika kita sudah mencapai tingkatan puncak yaitu undak ke 13 dari 13 pembagian waktu, maka kita akan masuk dalam suatu era dimana hanya akan ada satu penguasa tunggal dunia, sebagaimana yang dimaknai dari kalimat “Novus Ordo Seclorum” yang dikatakan memiliki arti “New World Order.” Padahal jika kita menelusuri arti kata tersebut yang diambil dari bahasa Latin, seharusnya kalimat ‘Novus Ordo Seclorum’ memiliki arti ‘New Order of the Ages‘ (bukan New World Order sebagaimana yang digembar-gemborkan dalam berbagai artikel konspirasi).

Mengenai rencana penguasaan tunggal dunia oleh para mason, itu memang tidak akan saya bantah, tapi yang akan saya bantah adalah apa yang dianggap oleh para penganut teori konspirasi jika angka 13 terlalu ganjil dalam setiap simbol Amerika.

Selain simbol-simbol tersebut di atas,kita juga akan melihat permainan huruf dari para penganut teori konspirasi.

Para penganut teori konspirasi mengklaim jika sebuah sandi rahasia telah ditanamkan pada setiap elemen-elemen penting dunia dan Amerika sendiri. Untuk dapat memecahkannya, menurut mereka, kita hanya perlu memberi nilai numerik pada alfabet. Misalnya, A=1; B=2; C=3; D=4, dan seterusnya. Pemberian nilai numerik bisa saja dilakukan secara terbalik, misalnya Z=1; Y=2; X=4, dan seterusnya. Sebuah kode rahasia yang sudah sangat umum, namun seringkali kita tidak memperhatikan dan melewatkannya begitu saja. Mari lihat apa yang diklaim oleh para orang gila terhadap angka 13 lainnya..

C N N
3 14 14 =3+1+4+1+4= 13

C I A (Central Intelligence Agency)
3 9 1=3+9+1= 13

F B I
6 2 9= 6- 2=4+9= 13

N S A (National Security Agency)
14 19 1 = 1+4=5-19= -14+1= -13

M I 6 (Dinas Intelejensi Inggris tempatnya James Bond)
13 9 F = 1+3=4+9=13F F=Free

mason

W H O (World Health Organization)
23 8 15 = 2×3=6-8=-2+15= 13

K G B (Russian Intelligence)
10 7 2 Perhitungannya dibalik dari belakang dan menjadi= 2×7=14-01= 13

N A T O (North Atlantic Treaties Organization)
14 1 20 15 = 14-1=13-20= -7-1= -8-5= -13

U S A
21 19 1 = 2×1=2+1=3+9=12+1= 13

Dari semua rumus di atas, anak SD pun tahu jika rumus tersebut telah DIPAKSAKAN untuk menghasilkan angka 13. Memang hasilnya 13, tapi setelah yang pertama, rumus-rumus berikutnya hanya terkesan dipaksakan untuk menghasilkan angka 13.

Sekarang saya akan menjawab semua teka-teki dari angka 13 yang muncul pada lambang resmi negara Amerika. Jawabannya sederhana!
Amerika pada waktu membentuk simbol negara, masih terdiri dari 13 negara bagian. Charles Thomson dan William Barton tidak pernah menyangka jika di masa yang akan datang Amerika akan menjadi lebih luas dengan 50 negara bagian seperti sekarang ini, jika mereka mengetahui dengan pasti bahwa Amerika akan memiliki 50 negara bagian, maka pasti uang $1 akan sangat besar, karena gambar unfinished pyramid akan terdiri dari 50 undakan, si elang akan bertabur bintang dengan tidak hanya 13 bintang di atasnya, tapi pasti berbintang-bintang, untuk kalimat-kalimat penting dalam simbol resmi negara juga pasti akan menjadi paragraf singkat, karena akan mengandung 50 huruf. Sejarah manapun mencatat jika pada waktu pembentukan lambang negara Amerika ini, Amerika baru terdiri dari 13 negara bagian.

Sekedar penutup, saya hanya ingin mengingatkan, mendengar konspirasi itu memang mengasyikkan, rasanya seperti mengetahui suatu rahasia besar yang tidak diketahui orang lain. Saya sendiri pun senang dengan konspirasi, karena suatu kenyataan akan memunculkan teori konspirasi jika kebenaran itu mempunyai celah untuk dipertanyakan. Dalam beberapa kasus pun terkadang saya sependapat dengan para penganut teori konspirasi. Meskipun demikian bijaksanalah dalam menangkap setiap informasi. Tidak semua informasi yang anda tangkap benar-benar apa adanya. Jika yang anda dengar adalah berasal dari informasi resmi, dengarkanlah juga informasi yang tidak resmi, jika yang anda dengar adalah informasi tidak resmi, dengarkanlah juga informasi yang resmi, lalu gunakan logika anda untuk menentukan mana sebenarnya yang benar-benar terjadi. Dengan demikian anda tidak akan menjadi malas berpikir dan tidak akan terjebak dalam informasi yang semrawut. Khususnya para netter, internet akan dianggap bukan hanya jendela dunia, tapi portal dunia, namun seringkali mereka terjebak dalam informasi satu arah.


Rabu, 04 Agustus 2010

KONSPIRASI YAHUDI DAN KRISTEN MENGHANCURKAN DUNIA ISLAM

Pertanyaan yang terkadang menggelitik kita adalah mengapa Kaum Kristiani selalu mendukung setiap gerakan Yahudi (Zionis) di Dunia Islam ? Fakta terbaru yang bisa anda lihat adalah keberpihakan Vatikan, negara – negara barat (kristen), dan berbagai komunitas Kristen di berbagai belahan dunia terhadap setiap tindakan biadab Zionisme Israel (baca : serangan Israel terhadap Palestina baru – baru ini). Bukankah Tuhan kaum Kristiani (Yesus) dibantai di tiang salib oleh Yahudi ?

Sebenarnya apa hubungan antara agama Kristen dengan Yahudi?

Sebenarnya siapa pun yang mengaku sebagai seorang Kristen, jika ia membaca ayat-ayat dalam kitab Talmud yang membicarakan tentang Yesus dan agamanya, tetapi masih saja mendukung Zionis-Yahudi, masih saja membantu Israel, masih saja setuju dengan sikap politik Zionis-Israel, maka ia sebenarnya telah ikut-ikutan melecehkan agamanya sendiri, telah ikut-ikutan menghina Yesus sendiri. Jika tidak percaya, silakan ambil Talmud dan baca sendiri. Berikut ini beberapa kutipan dalam Kitab Talmud tentang Kristen dan Yesus :

“Pada malam kematiannya, Yesus digantung dan empatpuluh hari sebelumnya diumumkan bahwa Yesus akan dirajam (dilempari batu) hingga mati karena ia telah melakukan sihir dan telah membujuk orang untuk melakukan kemusyrikan (pemujaan terhadap berhala)… Dia adalah seorang pemikat, dan oleh karena itu janganlah kalian mengasihaninya atau pun memaafkan kelakuannya” (Sanhedrin 43a)

“Yesus ada di dalam neraka, direbus dalam kotoran (tinja) panas” (Gittin 57a)

“Ummat Kristiani (yang disebut ‘minnim’) dan siapa pun yang menolak Talmud akan dimasukkan ke dalam neraka dan akan dihukum di sana bersama seluruh keturunannya” (Rosh Hashanah 17a).

“Barangsiapa yang membaca Perjanjian Baru tidak akan mendapatkan bagian ‘hari kemudian’ (akhirat), dan Yahudi harus menghancurkan kitab suci umat Kristiani yaitu Perjanjian Baru “ (Shabbath 116a)

Inilah ungkapan hati Talmud yang sesungguhnya tentang Yesus dan umat Kristen. Allah SWT telah banyak berfirman dalam ayat-ayat Qur’an betapa Yahudi merupakan kaum yang sombong, angkuh, memusuhi kaum beriman, dan sebagainya. Bahkan fakta sejarah memaparkan jika kaum Yahudi dikenal sebagai kaum pembunuh para nabi utusan Allah SWT. Nabi Isa a.s. pun dibunuh oleh kaum Yahudi. Seorang sutradara Hollywood dengan jujur telah membuat film tentang ini dalam karyanya “The Passion of Christ”. Di dalam film tersebut kita bisa melihat bagaimana iblis selalu berada di tengah-tengah para pendeta Yahudi yang melaknati Yesus.

Ajaran Yesus atau Nabi Isa a.s. sesungguhnya hanya diperuntukan bagi kaumnya sendiri, bukan untuk disebarkan keseluruh dunia. Namun Yahudi menyusupkan seorang agennya bernama Paulus—seorang Yahudi dari Tarsus—ke dalam ajaran Nabi Isa a.s. dan mengubah agama yang tadinya hanya untuk kaumnya sendiri menjadi agama yang ekspansif. Siapa sebenarnya Paulus dari Tarsus itu? Inilah data dari Injil sendiri:

BIODATA PAULUS

Nama : Paulus/Saulus (Gal.5: 2; Kis.13: 9)

Tempat lahir : Tarsus, Kilikia (Kis.22: 3)

Pekerjaan : Tuna Karya (Rm.15: 23)

Jabatan : Mengaku Rasul buat bangsa bukan Yahudi (Rm. 11: 13; Ef. 3: 8; I Tim. 2: 7; Gal. 2: 7), Allah Bapa bagi umat Kristen (I Kor. 4: 15), Pendiri agama Kristen (Kis. 11: 26; I Kor. 9: 1-2).

Disunat : pada hari kedelapan (Flp. 3: 5)

Asal : Yahudi dari Tarsus (Kis. 21: 39; Kls. 22: 3)

Keturunan : Orang Israel (Rm. 11: 1), Ibrani asli (Flp. 3: 5)

Suku bangsa : Benjamin (Flp. 3: 5; Rm. 11: 1)

Kewarganegaraan : Romawi (Kis. 22: 25-29).

Dididik ole : Gamalael (Kis. 22: 3)

Agama : Yahudi tidak bercacat (Flp. 3: 6; Kis. 24: 14)

Status : Tidak beristeri (I Kor. 7:

Pendirian : Orang Farisi (Flp. 3: 5)

Kegiatan : Penganiaya pengikut Jalan Tuhan sampai mati, ganas tanpa batas dan penghujat (Flp. 3: 6; Kls. 8: 1-3; 22: 4-5; 26: 10-11; Gal. 1: 13; I Tim. 1: 13; I Kor. 15: 8-9; Kis. 9: 1-2).

Ciri khusus : Bersifat bunglon (I Kor. 9: 20-22; Kis. 23: 6), Punya kelainan (Rm. 7:15-26), Munafik (Kis. 21: 20-26; Flp. 3; 8-9; Gal. 5: 18; Rm. 6: 14; 7: 6; I Kor. 15: 55-56), Memberitakan kebenaran Allah dengan dusta (Rm. 3: 5-7), bergembira memberitakan Yesus walau dengan kabar palsu (Fil. 1: 18).

Mengalami : Berbicara dengan Tuhan (I Kor.12: 8-9), kemaluan (Paulus) ditinju dan ditendang oleh Yesus (Kis. 9: 5).

Akhir hayat : Mulutnya ditampar atas perintah Imam Besar (Kis. 23: 2), dijatuhi hukuman pancung oleh penguasa Romawi (Martyrs Mirror).

Kekristenan yang bersekutu dengan Zionisme dikenal sebagai Judeo-Christianity. Injilnya adalah Injil Scofield (Dibuat oleh Cyrrus Ingerson Scofield, lahir 19 Agustus 1843). Dia veteran perang saudara Amerika dan sama sekali bukan ahli agama, pastor, atau pun sarjana. Scofield tak lebih dari seorang petualang yang pintar berbicara dan mudah meyakinkan orang. Tipikal orang seperti inilah yang kemudian dirasa cocok oleh Konspirasi Zionis untuk menjalankan misinya mengubah penafsiran umat Kristen terhadap Alkitab, yang akan membuat dunia Kristen menjadi domba-domba yang patuh terhadap apa pun yang dilakukan Zionis-Israel. Latar belakang Scofield sendiri berasal dari keluarga yang berantakan, punya catatan kejahatan, dan sering menipu orang.

Dalam Injilnya, Scofield sebenarnya meneruskan pandangan John N. Darby yang secara umum telah diterima oleh evangelikalisme arus utama dan fundamentalisme Protestan Amerika. Scofield Reference Bible kemudian menjadi Alkitab kaum fundamentalis Kristen di AS dan dunia. Seorang murid Scofield yang paling berpengaruh, Lewis Sperry Chafer, di tahun 1924 mendirikan Dallas Theological Seminary, Sekolah Theologi Amerika yang begitu bersemangat membela pandangan dispensasionalisme pra-millenialis Darby dan Injil Scofield, dan yang jelas juga, mereka membela habis-habisan kepentingan Zionisme. Penafsiran Injil jenis inilah yang diproduksi di AS, yang sekarang menyebar ke seluruh dunia, termasuk ke Indonesia, sehingga menjadikan orang Kristen menjadi pendukung Israel.

SOURCE

Sabtu, 31 Juli 2010

Fakta Ilmiah di balik Tragedi WTC

Misteri Tragedi WTC

Fakta Ilmiah di balik Tragedi WTC

Menara Kembar WTC Runtuh Karena Bom yang Sudah Dipasang

Afghanistan dan Irak dirudal atas nama perang melawan terorisme. Sedangkan kita tahu, Pemerintah Taliban sampai detik-detik terakhir tembakan salvo mesin perang Amerika tetap bersikukuh tidak tahu-menahu soal Tragedi WTC.Rezim Saddam Hussain pun tidak memiliki senjata pemusnah massal seperti dituduhkan Washington.

Bahkan, Kepala Tim Inspeksi Senjata Nuklir Mayjen Keith Dayton yang dikirim oleh Pentagon dengan 1.400 pakar nuklir juga tak menemukan secuil molukel atom di Irak. Jadi, gempuran ke Kabul dan Baghdad menyisakan misteri tersendiri. Hal ini sama misterinya dengan Peristiwa 11 September 2001 itu sendiri. Ada sejumlah pertanyaan yang sangat layak diajukan: benarkah Gedung WTC di New York hancur akibat hantaman pesawat?

Apakah mungkin gedung yang disangga baja itu meleleh hanya karena api? Mengapa jet-jet tempur AS tidak mengudara? Siapa sesungguhnya dalang di balik Tragedi 11 September? Apa kepentingan Washington dan Pentagon? Apa kaitannya dengan kepentingan energi di beberapa dekade mendatang. Bagaimana nasib dunia Islam? Mengapa Pakistan tidak memihak Taliban, tetapi AS?

Jika selama ini opini dunia seolah digiring oleh pemerintahan Bush untuk meyakini Tragedi WTC didalangi oleh Osama, maka ada sisi lain yang tentu pantas untuk disimak. Ini setidaknya pendapat banyak kalangan, mengapa misteri Tragedi 11 September perlu kembali diperbincangkan? Ada empat hal penting yang mendasarinya.

Pertama, Prof Dr Morgan Reymonds (guru besar pada Texas University, USA) menyatakan ”Belum ada bangunan…baja…ambruk hanya… oleh kobaran api”.

Kedua, Michael Meacher (mantan Menteri Lingkungan Inggris, 1997 – 2003) berpendapat ”…perang melawan terorisme… dijadikan…tabir kebohongan guna mencapai tujuan-tujuan strategis geopolitik AS”.

Ketiga,Prof Dr Steven E Jones (guru besar fisika pada Birgham Young University, USA) membeberkan hasil risetnya ”…bahan-bahan peledak telah diletakkan…di bangunan WTC”.

Profesor Steven E. Jones dari Brigham Young University, Utah, yang melakukan penelitian dari sudut teori fisika mengatakan bahwa kehancuran dahsyat seperti yang dialami Twin Tower serta gedung WTC 7 hanya mungkin terjadi karena bom-bom yang sudah dipasang pada bangunan-bangunan tersebut.

Teori fisika Jones tersebut tentunya sangat bertentangan dengan hasil penelitian FEMA, NIST dan 9-11 Commision bahwa penyebab utama keruntuhan gedung-gedung tersebut adalah api akibat terjangan pesawat dengan bahan bakar penuh.

Dalam kertas kerjanya berjudul “Why Indeed Did the WTC Buildings Collapse?” dan dipublikasikan harian Deseret Morning News yang terbit di Salt Lake City dalam situsnya awal November lalu, Ilmuwan dari Departerment of Physic and Astronomy, Brigham Young University itu menguraikan secara ilmiah penyebab sesungguhnya dari kehancuran tersebut.

Pihak Brigham Young University sendiri sebelumnya mengatakan bahwa isi dari kertas kerja tersebut sepenuhnya tanggung jawab penulis, bukan sebagai pandangan pihak universitas.

“Saya mengimbau dilakukan suatu investigasi secara serius atas hipotesa bahwa gedung WTC 7 dan Menara Kembar WTC runtuh bukan hanya oleh benturan (pesawat) dan kebakaran, tapi juga karena bahan peledak yang sudah ditempatkan sebelumnya,” kata Jones.

Detik-detik keruntuhan Menara Kembar WTC, dan juga gedung WTC 7 didekatnya, disaksikan jutaan pasang mata baik secara langsung maupun melalui siaran “live” televisi di seluruh dunia.

Empat tahun telah berlalu dan berbagai peristiwa penting pun terjadi terkait dengan tragedi “September hitam” tersebut, di antaranya berupa perubahan kebijakan politik luar negeri AS dan serangan terhadap Afghanistan.

Namun Osama Bin Laden yang diyakini sebagai dalang utama serangan 11 September dan aksi terorisme lainnya di dunia, hingga kini belum dapat ditangkap.

Jones sendiri dalam kertas kerjanya tidak menyorot soal politik dan aksi terorisme, tapi ia memfokuskan pada teori fisika atas keruntuhan gedung-gedung tersebut. Ia tidak mau berspekulasi mengenai bagaimana bom itu dipasang dan siapa yang melakukannya.

Bukan hanya api

Dalam paper yang juga dipublikasikan pada pertengahan November lalu oleh situs harian Deseret Morning News yang terbit di Salt Lake City, Jones satu persatu mencoba memberi keyakinan bahwa tidak mungkin hanya api yang memporakporandakan gedung berkonstruksi baja tersebut.

Menurut teori Prof Jones, simetrikal dan cepatnya keruntuhan gedung-gedung tersebut membuktikan bawa penjelasan resmi FEMA, NIST dan 9-11 Commission yang kini sudah menjadi pegangan publik pada umumnya adalah salah.

“Fakta sebenarnya, tampaknya ada bahan peledak yang sudah ditempatkan sebelumnya pada tiga gedung di Ground Zero itu,” ujar ilmuwan yang mengambil spesialisasi metal-catalysed fussion, archaeometeri dan solar enegy tersebut.

Sebelum dan sesudah peristiwa WTC belum pernah ada gedung berkerangka baja yang hancur total karena kebakaran. Namun bahan peledak dapat dengan efektif memotong tiang-tiang baja,” katanya.

Gedung WTC 7, yang tidak ditabrak pesawat, runtuh pada petang hari 11 September 2001 dalam 6,6 detik atau hanya 0,6 detik lebih lama dari perjalanan jatuhnya sebuah benda dari puncak gedung 47 lantai itu ke tanah.

“Dimana faktor kelambatan yang harus terjadi karena kekekalan gaya gerak, yang merupakan hukum dasar fisika?,” katanya.

Dengan demikian muncul hipotesa penghancuran lewat ledakan, termasuk pada bagian bawah dan tiang-tiang baja penyangga, sehingga jatuhnya mendekati kecepatan benda jatuh bebas.

Puing-puing bekas gedung itu , memperkuat dugaan kehancuran akibat ledakan karena sebagian besar materi gedung menjadi seperti bubuk. “Bagaimana kita bisa yakin pada kejanggalan ini selain kerena bahan peledak?,” katanya.

Lelehan logam yang ditemukan direruntuhan WTC bisa sebagai akibat suatu reaksi suhu tinggi dari bahan ledakan yang biasa digunakan seperti thermite. Gedung yang jatuh bukan oleh ledakan tidak cukup punya energi langsung untuk mengakibatkan lelehan metal dalam jumlah besar.

Argumentasi lainnya, untuk menguapkan struktur baja penyangga diperlukan api dengan temperatur mendekati 5.000 derajat Fahrenheit, sementara barang-barang kantor dan minyak disel yang terbakar tidak bisa mencapai suhu sepanas itu.

Api yang disebabkan oleh bahan bakar jet dari pesawat tersebut paling lama hanya beberapa menit, dan selanjutnya api dari materi kantor akan membakar kemana-mana dalam 20 menit. .

Pendapat Jones yang kontroversial ini juga menarik perhatian jaringan televisi MSNBC yang 16 November lalu mengundangnya untuk menjadi pembicara dalam suatu wawancara yang dipandu Tucker Carlson.

“Yang saya lakukan adalah menghadirkan bukti, ini suatu hipotesa yang harus diuji. Ada perbedaan besar dengan yang sudah disimpulkan, dan saya hanya ingin mengklarifikasi,” kata Jones dalam wawancara tersebut.

Wawancara dalam program “The Situation” MSNBC itu sendiri hanya berlangsung enam menit sehingga tidak banyak waktu untuk Jones menjelaskan lebih jauh mengenai teorinya.

Carlson mengaku bahwa ia banyak mendapat respon dari pemirsa mengenai acara tersebut, yang umumnya memuji atas keberaniannya menghadirkan Jones dalam program itu.

Ada juga pemirsa melalui e-mail yang memprotes karena sempitnya waktu yang disediakan untuk Jones menjelaskan soal konspirasi, katanya.

Meskipun memakai dasar-dasar ilmu alam, pandangan Jones memang merupakan hal yang sangat sensitif, karena bisa berpengaruh pada hal-hal lainnya di balik tragedi yang menewaskan ribuan jiwa tersebut.

Menurut Deseret Morning News, Jones juga akan mempublikasikan teorinya itu dalam bentuk buku berjudul “The Hidden History of 9/11″

Terakhir, Osama bin Laden (tersangka dalang Tragedi 11 September) menegaskan ”Saya telah katakan… saya tidak terlibat dalam… 11 September”.

Karenanya, menjadi penting upaya untuk menyingkap misteri Tragedi WTC meskipun telah lama berlalu. Dari keempat hal penting di atas, dapat disimpulkan perang melawan terorisme yang diprakarsai pemerintahan Bush perlu dikaji ulang, termasuk berupaya mengungkap pelaku peledakan Menara Kembar WTC yang sesungguhnya.

Kita bisa menjadikan komentar Andreas von Buelow dijadikan acuan.Di harian Tagesspiegel,Berlin,mantan Menristek Jerman ini semacam menyadarkan kita semua dengan ungkapannya: Carilah Kebenaran.Wallahu’alam bisshawab.

Source

1. Abdul Halim Mahally, Misteri Tragedi 11 September, http://www.unisosdem.org/article_detail.php?aid=8797&coid=1&caid=45&gid=2

2. WTC : Menara Kembar WTC Runtuh Karena Bom yang Sudah Dipasang, http://swaramuslim.net/more.php?id=5066_0_1_0_M